Sebelum Anda mulai menggunakan akun demo , ada baiknya Anda memahami istilah-istilah dasar dalam dunia trading. Tanpa pemahaman istilah yang benar, Anda akan kebingungan saat membaca grafik, memasang order, atau memahami aturan dari broker. Artikel ini akan membahas 10 istilah penting yang wajib Anda kuasai sebelum memulai latihan di akun demo.
1. Pip
Pip adalah singkatan dari Percentage in Point. Ini adalah satuan perubahan nilai terkecil dalam pasangan mata uang. Untuk sebagian besar pasangan mata uang, satu pip sama dengan 0.0001. Contohnya, jika EURUSD bergerak dari 1.1000 menjadi 1.1001, itu berarti naik 1 pip.
Memahami pip sangat penting karena profit dan loss Anda dihitung dalam satuan pip. Di akun demo, Anda akan melihat berapa banyak pip yang Anda hasilkan atau rugikan dari setiap posisi. Semakin besar pergerakan pip, semakin besar pula potensi untung atau rugi.
2. Lot
Lot adalah ukuran volume transaksi Anda. Standar lot dalam trading forex adalah 100.000 unit mata uang dasar. Ada juga mini lot (10.000 unit), mikro lot (1.000 unit), dan nano lot (100 unit). Untuk pemula di akun demo, sangat disarankan untuk menggunakan mikro lot atau nano lot terlebih dahulu.
Mengapa ukuran lot penting? Karena semakin besar lot yang Anda gunakan, semakin besar pula nilai per pip. Satu pip di akun standar bernilai sekitar 10 dolar. Satu pip di akun mikro hanya bernilai sekitar 1 dolar. Dengan memahami lot, Anda bisa mengatur besarnya risiko per transaksi.
3. Leverage
Leverage adalah pinjaman dari broker yang memungkinkan Anda membuka posisi lebih besar dari modal yang Anda miliki. Contohnya, dengan leverage 1:100, Anda hanya perlu 1.000 dolar untuk mengontrol posisi senilai 100.000 dolar.
Leverage adalah pedang bermata dua. Ia bisa melipatgandakan keuntungan, tetapi juga bisa melipatgandakan kerugian. Di akun demo, Anda bisa mencoba berbagai ukuran leverage untuk merasakan dampaknya. Namun, untuk pemula, leverage 1:50 atau 1:100 sudah cukup. Jangan tergoda menggunakan leverage 1:500 atau 1:1000 karena risikonya sangat besar.
4. Margin
Margin adalah jumlah dana yang diperlukan untuk membuka dan mempertahankan posisi trading. Ini semacam jaminan yang Anda berikan kepada broker. Margin biasanya dinyatakan dalam persentase. Jika broker menetapkan margin 1 persen, maka Anda hanya perlu 1.000 dolar untuk membuka posisi 100.000 dolar.
Di akun demo, Anda bisa melihat berapa banyak margin yang digunakan untuk setiap posisi. Jika margin Anda habis, broker akan menutup posisi Anda secara otomatis. Ini yang disebut margin call.
5. Spread
Spread adalah selisih antara harga beli (bid) dan harga jual (ask). Spread adalah biaya yang harus Anda bayar kepada broker setiap kali membuka posisi. Semakin kecil spread, semakin murah biaya trading Anda.
Contoh: Jika harga beli EURUSD adalah 1.1000 dan harga jual adalah 1.1002, maka spread-nya adalah 2 pip. Anda sudah rugi 2 pip sejak posisi dibuka. Di akun demo, Anda akan melihat spread secara real-time. Biasakan untuk memperhatikan spread karena ia mempengaruhi profit Anda.
6. Stop Loss
Stop loss adalah perintah untuk menutup posisi secara otomatis ketika harga mencapai level kerugian tertentu yang sudah Anda tentukan sebelumnya. Fungsinya adalah membatasi kerugian Anda jika pasar bergerak berlawanan.
Di akun demo, biasakan diri untuk selalu memasang stop loss pada setiap posisi. Ini adalah kebiasaan paling penting yang akan menyelamatkan modal Anda di akun riil. Trader profesional tidak pernah membuka posisi tanpa stop loss.
7. Take Profit
Take profit adalah kebalikan dari stop loss. Ia adalah perintah untuk menutup posisi secara otomatis ketika harga mencapai level keuntungan yang Anda targetkan. Fungsinya adalah mengamankan profit sebelum harga berbalik arah.
Dengan take profit, Anda tidak perlu terus memantau layar. Setelah posisi terbuka dan take profit terpasang, Anda bisa melakukan aktivitas lain. Ketika harga menyentuh level take profit, posisi akan otomatis ditutup dan profit masuk ke saldo Anda.
8. Pending Order
Pending order adalah perintah untuk membuka posisi secara otomatis di masa depan ketika harga mencapai level tertentu. Ada empat jenis pending order yang umum digunakan.
Buy limit adalah membeli di harga yang lebih rendah dari harga saat ini. Sell limit adalah menjual di harga yang lebih tinggi dari harga saat ini. Buy stop adalah membeli di harga yang lebih tinggi dari harga saat ini. Sell stop adalah menjual di harga yang lebih rendah dari harga saat ini.
Pending order sangat berguna jika Anda tidak bisa terus memantau pasar, misalnya saat bekerja atau tidur. Di akun demo, luangkan waktu untuk mempelajari dan mempraktikkan keempat jenis pending order ini.
9. Margin Call dan Stop Out
Margin call adalah kondisi di mana saldo akun Anda hampir habis karena kerugian yang terus menumpuk. Broker akan memperingatkan Anda untuk menambah deposit atau menutup posisi. Stop out adalah kondisi di mana broker menutup paksa posisi Anda karena margin sudah terlalu rendah.
Level stop out berbeda-beda antar broker. Ada yang 20 persen, 50 persen, atau 100 persen. Di akun demo, Anda bisa mengalami margin call dan stop out tanpa kehilangan uang. Ini adalah pengalaman berharga sebelum terjadi di akun riil.
10. Equity dan Balance
Balance adalah total dana Anda dari hasil deposit ditambah profit dan dikurangi loss dari posisi yang sudah ditutup. Equity adalah balance ditambah atau dikurangi profit dan loss dari posisi yang masih terbuka (floating).
Jika Anda memiliki posisi terbuka dengan floating profit, maka equity lebih besar dari balance. Sebaliknya, jika floating loss, equity lebih kecil dari balance. Memahami equity penting karena margin call dihitung berdasarkan equity, bukan balance.
Kesimpulan
Menguasai 10 istilah di atas adalah fondasi yang sangat penting sebelum Anda mulai menggunakan akun demo. Jangan merasa terburu-buru. Luangkan waktu untuk memahami setiap istilah, lalu praktikkan langsung di akun demo. Misalnya, coba buka posisi dengan berbagai ukuran lot, pasang stop loss dan take profit, gunakan berbagai jenis pending order, dan amati bagaimana equity berubah saat floating profit atau loss. Dengan pemahaman istilah yang kuat, proses belajar trading Anda akan jauh lebih lancar dan menyenangkan. Selamat belajar.